Jangan Gunakan Aplikasi Kredit Online dalam 4 Kondisi Ini
Aplikasi kredit yang bisa diunduh gratis di Google Play Store atau App Store kayak Kredivo, memang bisa menjadi jalan untuk dapat pinjaman cepat atau akses kredit kapan pun dan di mana pun. Khususnya kalau kita lagi punya kondisi atau kebutuhan yang darurat. Tinggal download, daftar, tunggu minimal 1 hari, biasanya pendaftaran bisa langsung disetujui dan limit di aplikasi bisa langsung digunakan.
Sayangnya, kemudahan ini nggak selalu berdampak positif. Banyak juga orang yang terlilit utang karena menggunakan aplikasi kredit online semaunya dan tanpa pertimbangan matang. Terutama penggunaan yang terkait dengan belanja konsumtif atau demi gaya hidup semata.
Jadi, walau serendah apapun bunga yang ditawarkan aplikasi kredit online dan sepanjang apa pun tenornya, kredit macet bisa tetap terjadi kalau penggunaannya nggak bijak.
Makanya, kalau kamu punya rencana pakai aplikasi kredit online kayak Kredivo, baik untuk belanja di merchant atau pinjaman tunai, paling tidak jangan gunakan dalam 4 kondisi ini supaya tetap aman, ya:
Gaji sudah minus atau penghasilan nggak stabil
Tanpa punya penghasilan produktif, otomatis kita nggak bisa bayar tagihan kalau pakai aplikasi kredit. Nggak cuma itu, kondisi gaji yang minus atau sebagai besar atau setengahnya sudah diperuntukkan untuk bayar utang atau cicilan di tempat lain, juga bukan kondisi yang ideal untuk pakai aplikasi kredit.
Kalau tetap dipaksakan, efeknya nggak akan baik untuk kondisi keuangan dan juga skor kreditmu. Apabila kamu ada dalam kondisi ini, cara terbaik yang bisa dilakukan adalah membenahi kondisi keuanganmu lebih dulu. Misalnya dengan menjual barang berharga yang masih tersedia untuk setidaknya memenuhi kebutuhan yang penting dan bisa melunasi pinjaman lainnya. Tentunya, sambil berupaya mencari pekerjaan yang bisa membuat kondisi keuangan dan penghasilanmu stabil lagi.
Punya cicilan atau pinjaman lain yang harus dibayar
Jika penggunaan aplikasi kredit adalah untuk bayar utang atau cicilan di tempat lain, ini juga nggak ideal dan sebaiknya nggak dilakukan. Sebab, kalau tetap dilakukan, berarti kamu sudah mencoba gali lubang tutup lubang. Di mana, hal ini biasanya akan berujung pada kondisi keuangan yang berantakan dan masalah utang yang nggak pernah selesai.
Menyelesaikan pinjaman dengan cara ambil pinjaman baru, bukanlah solusi yang tepat. Kamu bisa mencoba menghubungi pihak pemberi pinjaman untuk bernegosiasi terkait keringanan atau masa perpanjangan cicilan, kalau-kalau saat ini kamu memang belum bisa membayar tagihannya.
Mau buat usaha & pinjam modal, tapi belum punya rencana matang
Di Kredivo, kamu memang bisa mengajukan pinjaman tunai kalau limitnya cukup. Suku bunga pinjaman Kredivo berkisar mulai 1.99% per bulan dengan pilihan tenor 3/6 bulan. Terbilah cukup bersahabat dan bisa dijadikan opsi kalau mau digunakan untuk pengajuan modal usaha.
Tapi, kalau belum punya rencana matang, sebaiknya jangan coba-coba pinjam uang untuk modal usaha, ya. Sebab, uang pinjamannya malah bisa digunakan untuk kebutuhan pribadi dan yang nggak terkait dengan usaha itu sendiri. Padahal, angsuran cicilan tetap berjalan. Kalau mau serius pinjam uang untuk modal usaha, kamu harus punya rincian dan rencana yang matang lebih dulu supaya pinjaman yang diajukan nggak jadi sia-sia.
Selalu kehabisan uang di tanggal tua
Sesekali pakai pinjaman darurat di tanggal tua, tentu nggak masalah. Apalagi kalau kamu bisa bayar tepat waktu sesuai tanggal jatuh tempo yang disepakati. Tapi, kalau tanggal tua terjadi terus-menerus dan kamu selalu pakai pinjaman darurat, ini bukan pertanda baik untuk kondisi keuanganmu.
Sebab, biasanya ada dua sumber masalah dari kondisi ini yang perlu diperbaiki segera. Pertama, bisa jadi jumlah penghasilanmu memang masih pas-pasan sementara kebutuhan di rumah sangat banyak, terlebih kalau kamu adalah sandwich generation. Kedua, bisa jadi juga, penghasilan sudah besar tetapi cara mengatur uangnya yang berantakan.
Kedua masalah ini tentu punya solusi yang berbeda. Kalau kamu adalah yang pertama, mungkin kamu bisa mencoba mencari peluang pekerjaan sampingan yang bisa membantu keuanganmu. Kalau kamu adalah yang kedua, maka kamu harus mulai mengevaluasi keuanganmu dari sekarang dan segera melakukan langkah-langkah untuk memperbaikinya. Mulai dari menentukan prioritas, menyetop belanja dan pengeluaran konsumtif yang nggak perlu, sampai mengurangi atau menutup akses kredit jika diperlukan.